1. Perhatikan apa yang dia suka dan tidak suka tentang kamu, lalu berusahalah menjadi sosok yang dia inginkan. Namun perlu diperhatikan jangan sampai terlihat dipaksakan.
2. Selalu tampil menarik, menarik bukan berarti harus cantik dan berpakaian mahal. Senantiasa menjaga kebersihan diri, dan memperhatikan setiap penampilan adalah langkah yang bagus agar pasangan selalu merasa kangen dengan kamu.
3. Jangan merusak suasana, ketika sedang romantis dengan si dia usahakan jangan melakukan hal-hal yang dapat merusak moment tersebut. Karena itu bisa jadi membuat dia malas lagi untuk jalan sama kamu.
4. Terlihat berbeda, jangan suka mengekor gaya orang lain. Menjadi diri sendiri itu jauh lebih baik, karena pasanganmu akan selalu ingat dengan kamu yang spesial dan tidak sama dengan orang kebanyakan. Intinya kamu harus PEDE dengan apa yang kamu miliki.
Nah beberapa point diatas dapat kamu jadikan referensi apabila ingin membuat pacar makin sayang kepada dirimu. Masih banyak lagi faktor penting yang terlewatkan, yang tentunya kamu lebih tahu akan dirimu sendiri. Jadilah orang yang selalu membuat pacarmu nyaman, bersemangat, dan tidak bosan saat berdua sama kamu.
Cinta Sejati Bukan Hanya Kepada Pasangan Kita Saja. Orang Tua Juga Cinta Sejati Kita... :*
Rabu, 19 Februari 2014
Judika "Sampai Akhir"
Kasih ku berjanji selalu menemani
Saat kau bersedih, saat kau menangis
Aaa.. kan ku jaga
Aaa.. segenap cinta yang ada untukmu
Selama nafasku masih berdesah
Dan jantungku terus memanggil indah namamu
Takkan pernah hati ini mendua
Sampai akhir hidup ini
Kasih ku berjanji selalu menemani
Saat kau bersedih saat kau menangis
Aaa.. kan ku jaga
Aaa.. segenap cinta yang ada
Aaa.. percayalah
Aaa.. satu cintaku untukmu
Selama nafasku masih berdesah
Dan jantungku terus memanggil indah namamu
Takkan pernah hati ini mendua
Sampai akhir hidup ini
Saat kau bersedih, saat kau menangis
Aaa.. kan ku jaga
Aaa.. segenap cinta yang ada untukmu
Selama nafasku masih berdesah
Dan jantungku terus memanggil indah namamu
Takkan pernah hati ini mendua
Sampai akhir hidup ini
Kasih ku berjanji selalu menemani
Saat kau bersedih saat kau menangis
Aaa.. kan ku jaga
Aaa.. segenap cinta yang ada
Aaa.. percayalah
Aaa.. satu cintaku untukmu
Selama nafasku masih berdesah
Dan jantungku terus memanggil indah namamu
Takkan pernah hati ini mendua
Sampai akhir hidup ini
cara mencegah sters...
Untuk menjadi orang yg penyabar, menghilangkan rasa benci, ikhlas & tawakkal ( tegar) ketika mendapat ujian, tidaklah mudah. Perlu usaha untuk mendapatkan kesabaran, ketegaran & keikhlasan itu. Caranya, dengan banyak-banyak melakukan amalan-amalan sunnah seperti, berzikir ( menyebut kalimat-kalimat Allah berulang-ulang), baca Quran & sholat malam. Karena amalan2 ini jika kita lakukan secara rutin, maka akan membentuk iman dan sangat mempengaruhi pembentukan kekuatan hati terhadap ujian. Semakin banyak amalan sunnah yg dilakukan, maka hati akan semakin sabar & tegar. Sebaliknya semakin sedikit amalan sunnahnya, maka tentunya sedikit pula kesabaran & ketegaran yg didapat. Bagaimana jika tidak pernah melakukan amalan-amalan sunnah Rosulullah saw ?... Tentunya habislah kesabaran ketika mendapatkan ujian. Habisnya kesabaran adalah naiknya emosi yang menyebabkan timbulnya sifat-sifat syetan (berbagai penyakit hati) seperti, stress, putus asa, benci dan dendam, buruk sangka, patah semangat yang menyebabkan terganggunya aktifitas. Bagi orang bisnis atau orang berkarir, perasaan ini tentu dapat merugikan aktifitas pribadinya. Bagaimana dengan orang-orang non muslim yang tidak pernah melakukan sholat dan amalan-amalan sunnah Rosulullah saw, tapi mereka juga ada yang penyabar ?........Jawabnya, Merekapun mempunyai cara yang berbeda dengan ummat Islam untuk mendapatkan kesabaran dan ketenangan berdasarkan kepercayaan dan keyakinan mereka sendiri. Setiap mahluk Allah yang ingin berusaha untuk mencari sesuatu kebaikan, sekalipun mereka kafir, maka Allah pasti akan berikan jalan keluar baginya. Namun segala kesabaran yang mereka peroleh itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan kesabaran yang kita peroleh melalui amalan-amalan sunnah Rosulullah saw. Beliaulah contoh manusia yang paling sabar di dunia sepanjang zaman. Dan kita sebagai ummat nabi Muhammad saw tentunya haram hukumnya mengikuti cara- cara ritual mereka.
أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
"Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah (zikrullah) hati menjadi tenang".Q-S Ar-Ra'd ayat 28.
Kekuatan ketegaran hati itu hanya bertahan selama kita melakukan amalan-amalan sunnahnya. Jika kita meninggalkannya , maka kekuatan dan ketegaran hati itu akan memudar perlahan- lahan. Menyebabkan mudah stress, emosi dan terserang penyakit hati (syetan di dalam hati) lainnya.
Cara termudah untuk dapat jadi orang yang penyabar adalah, tingkatkanlah amalan-amalan sunnah Rosulullah secara bertahap sedikit demi sedikit tetapi rutin. Contoh: Jika anda biasanya selesai sholat fardhu tidak pernah berzikir, cobalah mulai berzikir secara rutin. Kemudian jika sudah terbiasa lalu amalannya ditingkatkan dengan cara menambahkan lagi waktu berzikirnya. Umpama, yang sebelumnya biasanya lima menit kemudian ditambakan lagi menjadi sepuluh menit, atau tambahkanlah amalan sunnah lainnya seperti sholat malam, baca Quran dan lain-lain. Bagi yang sholatnya sering tinggal, biasakanlah agar jangan sampai meninggalkannya lagi. Anggaplah sholat itu suatu kebutuhan hidup. Mengerjakan amalan-amalan sunnah secara rutin, walau amalannya sedikit, itu lebih baik dan terasa pengaruh perubahannya di hati daripada amalannya banyak tetapi tidak rutin.
Wassalam. Hati yang penyabar adalah hati yang mudah memaafkan. Semoga catatan ini bermanfaat. Untuk lebih jelasnya mengenai masalah perubahan perasaan hati dari lemah menjadi kuat (proses transisi iman dari lemah menjadi kuat) cobalah buka link di bawah ini dan bacalah artikelnya di
أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
"Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah (zikrullah) hati menjadi tenang".Q-S Ar-Ra'd ayat 28.
Kekuatan ketegaran hati itu hanya bertahan selama kita melakukan amalan-amalan sunnahnya. Jika kita meninggalkannya , maka kekuatan dan ketegaran hati itu akan memudar perlahan- lahan. Menyebabkan mudah stress, emosi dan terserang penyakit hati (syetan di dalam hati) lainnya.
Cara termudah untuk dapat jadi orang yang penyabar adalah, tingkatkanlah amalan-amalan sunnah Rosulullah secara bertahap sedikit demi sedikit tetapi rutin. Contoh: Jika anda biasanya selesai sholat fardhu tidak pernah berzikir, cobalah mulai berzikir secara rutin. Kemudian jika sudah terbiasa lalu amalannya ditingkatkan dengan cara menambahkan lagi waktu berzikirnya. Umpama, yang sebelumnya biasanya lima menit kemudian ditambakan lagi menjadi sepuluh menit, atau tambahkanlah amalan sunnah lainnya seperti sholat malam, baca Quran dan lain-lain. Bagi yang sholatnya sering tinggal, biasakanlah agar jangan sampai meninggalkannya lagi. Anggaplah sholat itu suatu kebutuhan hidup. Mengerjakan amalan-amalan sunnah secara rutin, walau amalannya sedikit, itu lebih baik dan terasa pengaruh perubahannya di hati daripada amalannya banyak tetapi tidak rutin.
Wassalam. Hati yang penyabar adalah hati yang mudah memaafkan. Semoga catatan ini bermanfaat. Untuk lebih jelasnya mengenai masalah perubahan perasaan hati dari lemah menjadi kuat (proses transisi iman dari lemah menjadi kuat) cobalah buka link di bawah ini dan bacalah artikelnya di
menghilangkan rasa sakit hati :'(
1. Terimalah dengan Ikhlas.
Melawan rasa sakit membuat kita nggak bisa menerimanya sebagai berkah. Memang bungkusannya nggak menyenangkan, tapi kalau kita beranikan diri untuk membuka bungkusan tersebut, kita bisa mendapatkan ketenangan, pengetahuan lebih akan diri sendiri yang bisa membuat kita lebih tenang dan percaya diri untuk menghadapi apa yang terjadi di masa depan.
2. Curhat
Tumpahkan segala perasaanmu dengan orang terdekatmu. apa yang kamu rasakan, pada sahabat, saudara, atau bahkan teman. Curhat bisa menunjukkan kalau kamu nggak sendiri, walaupun kamu merasa sebagai orang yang paling sendiri di dunia. Berbagi juga bisa jadi salah satu cara untuk melepaskan rasa sakit yang ada. Hanya dengan membuka diri pada berbagai emosi, kita bisa mengerti siapa diri kita, kenapa rasa sakit ini bisa muncul dan apa yang kita perlukan untuk membebaskan diri dari rasa sakit tersebut.
Caranya dimulai dengan mengamini bahwa ada sisi positif dari setiap kejadian negatif yang terjadi pada kita.Menjadi survivor memang nggak gampang dan memang lebih mudah untuk menjadi korban dan menangis meratapi nasib. Tapi kalau kamu pengen bangkit, mengatasi rasa sakit dan kesedihan banyak cara yang bisa kamu lakukan.
3. Me Time.
Luangkan waktu setiap hari untuk mengobati luka. Lakukan waktu untuk menyendiri dan menenangkan diri. Anda perlu dipulihkan. Cari kesenangan yang bisa membuatmu kalau banyak hal baik ada di depan mata. Rutinitas juga penting. Jadi lakukan hal mudah yang sekaligus bisa mengobati dan menjadi rutinitas, seperti bersepeda, mendengarkan musik, mengurus tanaman atau yoga.
Faktanya, istilah waktu bisa menyembuhkan lupa itu bisa dibilang sebagai sebuah hal yang nggak nyata. Karena kalau memang bisa, nggak bakal ada yang namanya rasa sakit. Untuk lupa atau sembuh memang butuh waktu, tapi tanpa usaha kamu akan bangun pagi setiap hari merasakan sakit yang sama. Teori memang lebih mudah dibanding praktek.
Tapi dengan percaya dan yakin, pasti kamu akan bisa melalui dan mengatasi segala rasa sakit yang menimpa. Cari tempat sepi yang bisa memberikan ketenangan untukmu dan sisihkan waktu untuk perasaanmu. Bawa tisu, jurnal, secangkir teh apa pun yang bisa bikin kamu lebih tenang. Tutup matamu dan “nikmati” rasa sakit yang ada. Tolak segala keinginan yang bisa mengalihkan pikiran. Terima kalau saat ini, memang waktumu untuk merasakan rasa sakit tersebut, sesakit apa pun itu.Hiburlah diri Anda sendiri, lihat postingan2 dan blog2 yang lucu2, Anda juga bisa melihat facebook kami di http://facebook.com/bajucouple.lengkap banyak tips2 cinta, dan cerita-cerita lucu. Makanlah makanan kesukaan anda seperti brownies coklat
4. Bersyukurlah
jangan fokus pada kejahatan yang dilakukannya pada anda. tapi, fokuslah pada kebaikan yang dia sudah lakukan kepada Anda. Anda bersyukur dia pernah hadir di hidup anda, dan doakanlah dia untuk mendapatkan yang terbaik. Bersyukurlah Anda tidak dengan dirinya, karena Tuhan sedang mempersiapkan Anda untuk bersama dengan orang yang lebih baik dengan mantan Anda. Rata-rata orang yang pernah saya temui, ketika dia putus, dan dia berubah menjadi lebih baik, dia akan mendapatkan pasangan yang jauh lebih baik dari mantannya.
5. ReFraming
ini adalah salah satu tehnik NLP (Neurolinguistik Program) yang membayangkan saat-saat indah bersama mantan anda, lalu anda menjadikan suaranya seperti donal bebek, menjadikan tingkah lakunya aneh, bar-bar, atau sesuatu hal yang bikin Anda ilfil seketika. membuat bayangan di imajinasi anda bahwa dirinya makin lama makin mengecil-mengecil dan hilang. Atau anda bisa membayangkan mantan anda mempunyai tahi lalat yang sangat besar-besar dan makin besar, lalu ada bulu-bulunya lagi. hiyy.. jijayy..
6. Fokus pada Hal Lainnya
Dengan memindahkan fokus ke hal lainnya maka Anda akan hilang perasaan sakit karena patah hati.
coba bayangkan, ketika Anda lagi sedang "asyiknya" bergalau ria, terus tiba-tiba didepan Anda sedang terjadi kebakaran besar yang mau menerjang Anda, pasti anda sibuk memberesi barang-barang anda dan pergi lari sekencang-kencangnya bukan?
atau anda lagi berjalan sambil menangis, lalu tiba-tiba ada anjing gila mengejar Anda, anda pasti akan berlari sekencang-kencangnya dan kemudian lupa akan kesedihan anda bukan?
Ketika Anda sedih, ubah fokus anda untuk menciptakan masa depan lebih baik. Tingkatkan Karir, atau prestasi sekolah Anda, atau spiritual Anda. Anda bisa menjadi reseller baju dengan mendaftar ke http://bit.ly/jualbaju jika Anda ingin coba-coba berjualan baju. ketika Anda fokus berjualan, Fokuslah pada kepuasan pelanggan, kejar omset, Bye-bye mantan.
7. Belajarlah menjadi lebih Baik
Persiapkan diri Anda menjadi priadi yang menarik dan lebih baik. Jadikan Anda seorang yang mempesona. Pelajari Tips Membuat diri menjadi Menarik dan Tips Menjaga hubungan agar tetap Harmonis supaya dikemudian hari hubungan anda dengan si dia tetap harmonis dan romantis.
Melawan rasa sakit membuat kita nggak bisa menerimanya sebagai berkah. Memang bungkusannya nggak menyenangkan, tapi kalau kita beranikan diri untuk membuka bungkusan tersebut, kita bisa mendapatkan ketenangan, pengetahuan lebih akan diri sendiri yang bisa membuat kita lebih tenang dan percaya diri untuk menghadapi apa yang terjadi di masa depan.
2. Curhat
Tumpahkan segala perasaanmu dengan orang terdekatmu. apa yang kamu rasakan, pada sahabat, saudara, atau bahkan teman. Curhat bisa menunjukkan kalau kamu nggak sendiri, walaupun kamu merasa sebagai orang yang paling sendiri di dunia. Berbagi juga bisa jadi salah satu cara untuk melepaskan rasa sakit yang ada. Hanya dengan membuka diri pada berbagai emosi, kita bisa mengerti siapa diri kita, kenapa rasa sakit ini bisa muncul dan apa yang kita perlukan untuk membebaskan diri dari rasa sakit tersebut.
Caranya dimulai dengan mengamini bahwa ada sisi positif dari setiap kejadian negatif yang terjadi pada kita.Menjadi survivor memang nggak gampang dan memang lebih mudah untuk menjadi korban dan menangis meratapi nasib. Tapi kalau kamu pengen bangkit, mengatasi rasa sakit dan kesedihan banyak cara yang bisa kamu lakukan.
3. Me Time.
Luangkan waktu setiap hari untuk mengobati luka. Lakukan waktu untuk menyendiri dan menenangkan diri. Anda perlu dipulihkan. Cari kesenangan yang bisa membuatmu kalau banyak hal baik ada di depan mata. Rutinitas juga penting. Jadi lakukan hal mudah yang sekaligus bisa mengobati dan menjadi rutinitas, seperti bersepeda, mendengarkan musik, mengurus tanaman atau yoga.
Faktanya, istilah waktu bisa menyembuhkan lupa itu bisa dibilang sebagai sebuah hal yang nggak nyata. Karena kalau memang bisa, nggak bakal ada yang namanya rasa sakit. Untuk lupa atau sembuh memang butuh waktu, tapi tanpa usaha kamu akan bangun pagi setiap hari merasakan sakit yang sama. Teori memang lebih mudah dibanding praktek.
Tapi dengan percaya dan yakin, pasti kamu akan bisa melalui dan mengatasi segala rasa sakit yang menimpa. Cari tempat sepi yang bisa memberikan ketenangan untukmu dan sisihkan waktu untuk perasaanmu. Bawa tisu, jurnal, secangkir teh apa pun yang bisa bikin kamu lebih tenang. Tutup matamu dan “nikmati” rasa sakit yang ada. Tolak segala keinginan yang bisa mengalihkan pikiran. Terima kalau saat ini, memang waktumu untuk merasakan rasa sakit tersebut, sesakit apa pun itu.Hiburlah diri Anda sendiri, lihat postingan2 dan blog2 yang lucu2, Anda juga bisa melihat facebook kami di http://facebook.com/bajucouple.lengkap banyak tips2 cinta, dan cerita-cerita lucu. Makanlah makanan kesukaan anda seperti brownies coklat
4. Bersyukurlah
jangan fokus pada kejahatan yang dilakukannya pada anda. tapi, fokuslah pada kebaikan yang dia sudah lakukan kepada Anda. Anda bersyukur dia pernah hadir di hidup anda, dan doakanlah dia untuk mendapatkan yang terbaik. Bersyukurlah Anda tidak dengan dirinya, karena Tuhan sedang mempersiapkan Anda untuk bersama dengan orang yang lebih baik dengan mantan Anda. Rata-rata orang yang pernah saya temui, ketika dia putus, dan dia berubah menjadi lebih baik, dia akan mendapatkan pasangan yang jauh lebih baik dari mantannya.
5. ReFraming
ini adalah salah satu tehnik NLP (Neurolinguistik Program) yang membayangkan saat-saat indah bersama mantan anda, lalu anda menjadikan suaranya seperti donal bebek, menjadikan tingkah lakunya aneh, bar-bar, atau sesuatu hal yang bikin Anda ilfil seketika. membuat bayangan di imajinasi anda bahwa dirinya makin lama makin mengecil-mengecil dan hilang. Atau anda bisa membayangkan mantan anda mempunyai tahi lalat yang sangat besar-besar dan makin besar, lalu ada bulu-bulunya lagi. hiyy.. jijayy..
6. Fokus pada Hal Lainnya
Dengan memindahkan fokus ke hal lainnya maka Anda akan hilang perasaan sakit karena patah hati.
coba bayangkan, ketika Anda lagi sedang "asyiknya" bergalau ria, terus tiba-tiba didepan Anda sedang terjadi kebakaran besar yang mau menerjang Anda, pasti anda sibuk memberesi barang-barang anda dan pergi lari sekencang-kencangnya bukan?
atau anda lagi berjalan sambil menangis, lalu tiba-tiba ada anjing gila mengejar Anda, anda pasti akan berlari sekencang-kencangnya dan kemudian lupa akan kesedihan anda bukan?
Ketika Anda sedih, ubah fokus anda untuk menciptakan masa depan lebih baik. Tingkatkan Karir, atau prestasi sekolah Anda, atau spiritual Anda. Anda bisa menjadi reseller baju dengan mendaftar ke http://bit.ly/jualbaju jika Anda ingin coba-coba berjualan baju. ketika Anda fokus berjualan, Fokuslah pada kepuasan pelanggan, kejar omset, Bye-bye mantan.
7. Belajarlah menjadi lebih Baik
Persiapkan diri Anda menjadi priadi yang menarik dan lebih baik. Jadikan Anda seorang yang mempesona. Pelajari Tips Membuat diri menjadi Menarik dan Tips Menjaga hubungan agar tetap Harmonis supaya dikemudian hari hubungan anda dengan si dia tetap harmonis dan romantis.
MENGHILANGKAN RASA CEMBURU
10. Jadilah pengamat yang bijak
Rasa cemburu selalu datang beriringan dengan rasa curiga. Saat perasaan itu datang, jangan langsung menyerang pasangan Anda dengan segudang pertanyaan. Perhatikan terlebih dahulu gerak geriknya. Apakah ada perubahan sikap?
Jika memang ada, berapa lama perubahan itu terjadi? simpan dulu sampai Anda memiliki beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan perubahannya dan cari waktu tang tepat untuk membahasnya. Sedang, jika perubahan itu hanya sementara dan pasangan Anda kembali ke sikap semula, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
9. Ungkapkan perasaan Anda
Ketimbang suntuk dan memendam emosi serta kemarahan, lebih baik utarakan perasaan Anda pada pasangan. Hal ini juga bisa membuka jalan bagi Anda dan pasangan untuk berkomunikasi mengenai masalah yang ada. Siapa tahu, Anda dan dia dapat mengatasi masalah ini bersama.
8. Jangan Membalas
Anda melihatnya berbincang dengan Pria / Wanita lain, padahal itu hanya rekan kerjanya. Anda begitu cemburu dan Anda membalasnya juga dengan mendekati teman dekat Anda di depannya. ADers, itu bukan solusi yang tepat, itu malah akan membuat hubungan Anda dengannya semakin panas dan terancam hancur.
7. Bangun rasa percaya diri anda
Yakinkan diri anda bahwa anda adalah seseorang yang memiliki kualitas dan kelebihan dibandingkan orang lain. Sebelum merasa cemburu pada wanita atau pria lain, bercerminlah dan yakinlah bahwa anda adalah orang yang layak untuk dicintai oleh pasangan, sehingga ia tidak akan berpaling dari anda. Percayalah bahwa anda-lah orang yang benar-benar dicintai oleh pasangan anda.
Untuk membangun rasa percaya diri, anda bisa membaca artikel "10 Cara Meningkatkan Rasa Percaya Diri" yang beberapa waktu yang lalu kami tulis. Dengan rasa percaya diri yang tinggi serta niat yang tulus, maka pasangan anda pun akan jauh lebih mencintai anda.
6. Positif thinking
Menghilangkan rasa cemburu salah satunya adalah dengan berpikir positif. Hilangkan prasangka terhadap pasangan. Tak perlu lagi memeriksa telepon atau buku agendanya. Yakinkan pada diri sendiri, bahwa hanya Anda wanita yang ada di hati pasangan. Saat Anda berpikir positif, pikiran pun menjadi lebih jernih. Anda bisa melihat kebaikan dan rasa sayang pasangan yang utuh, tanpa diganggu oleh prasangka yang buruk.
5. Jangan merasa bersalah
Kecemburuan bukanlah perasaan yang paling menyenangkan, namun merupakan sesuatu yang normal. Jika Anda mulai merasa bersalah terhadap diri Anda karena terlalu sering merasa cemburu terhadap orang lain, Anda akan makin merasa negatif terhadap diri Anda sendiri, dan makin merasa iri hati terhadap orang lain. Ini merupakan sesuatu yang berbahaya. Maka terimalah kecemburuan Anda itu, hadapi secara positif dan terus melangkah maju.
4. Optimis
Selalu berpikiri optimis dan positif. Ingat, anda berdua telah sama-sama membangun komitmen, dan tentunya apa yang anda berdua lakukan saat ini semata-mata dilakukan untuk menjaga komitmen tersebut. Jika memang pasangan anda melakukan sesuatu yang mengobarkan kecemburuan, cobalah untuk memandangnya dari sisi lain. Percayalah bahwa ia melakukan hal itu dengan tidak sengaja dan bukan untuk melukai anda.
Selalu berpikir optimis dan positif. Buat pasangan anda juga mengembangkan sikap yang sama terhadap diri anda. Sikap optimis tidak hanya bisa menghilangkan rasa cemburu, namun juga membuat hubungan lebih harmonis.
3. Terbukalah
Jika Anda merasa cemburu dengan pasangan atau sahabat Anda, membiarkan masalah ini terus berlanjut tidak Akan memberikan dampak positif bagi siapa pun. Cobalah untuk terbuka terhadap apa yang Anda rasakan, namun pastikan Anda melakukannya dengan cara yang positif. Daripada menuduh orang lain dan kemudian menjadi marah, lebih baik Anda diskusikan apa yang Anda rasakan dan mencari solusinya.
2. Berkomunikasi
Pilih waktu yang lowong dan tenang untuk berkomunikasi. Di sinilah waktunya Anda untuk bertanya dan berkeluh kesah, tapi bukan marah. Komunikasikan dengan cara yang baik agar tidak terjadi pertengkaran. Anda yang paling tahu watak pasangan Anda, jadi Anda sudah harus tahu trik – trik bertanya yang membuatnya tidak marah dan tersinggung.
1. Percaya
Ini memang tidak semudah yang diucapkan. Tapi berpikirlah positif sambil berusaha. Berusaha dalam arti, Anda sebagai pasangannya juga bisa dipercaya. Anda bisa membuktikan pada pasangan Anda bahwa Anda bisa memegang teguh komitmen bersama. Dengan menunjukkan keseriusan Anda dalam menjalin hubungan, pasangan juga akan berusaha mengimbangi dan menghargai Anda.
Jika memang ada, berapa lama perubahan itu terjadi? simpan dulu sampai Anda memiliki beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan perubahannya dan cari waktu tang tepat untuk membahasnya. Sedang, jika perubahan itu hanya sementara dan pasangan Anda kembali ke sikap semula, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
9. Ungkapkan perasaan Anda
Ketimbang suntuk dan memendam emosi serta kemarahan, lebih baik utarakan perasaan Anda pada pasangan. Hal ini juga bisa membuka jalan bagi Anda dan pasangan untuk berkomunikasi mengenai masalah yang ada. Siapa tahu, Anda dan dia dapat mengatasi masalah ini bersama.
8. Jangan Membalas
Anda melihatnya berbincang dengan Pria / Wanita lain, padahal itu hanya rekan kerjanya. Anda begitu cemburu dan Anda membalasnya juga dengan mendekati teman dekat Anda di depannya. ADers, itu bukan solusi yang tepat, itu malah akan membuat hubungan Anda dengannya semakin panas dan terancam hancur.
7. Bangun rasa percaya diri anda
Yakinkan diri anda bahwa anda adalah seseorang yang memiliki kualitas dan kelebihan dibandingkan orang lain. Sebelum merasa cemburu pada wanita atau pria lain, bercerminlah dan yakinlah bahwa anda adalah orang yang layak untuk dicintai oleh pasangan, sehingga ia tidak akan berpaling dari anda. Percayalah bahwa anda-lah orang yang benar-benar dicintai oleh pasangan anda.
Untuk membangun rasa percaya diri, anda bisa membaca artikel "10 Cara Meningkatkan Rasa Percaya Diri" yang beberapa waktu yang lalu kami tulis. Dengan rasa percaya diri yang tinggi serta niat yang tulus, maka pasangan anda pun akan jauh lebih mencintai anda.
6. Positif thinking
Menghilangkan rasa cemburu salah satunya adalah dengan berpikir positif. Hilangkan prasangka terhadap pasangan. Tak perlu lagi memeriksa telepon atau buku agendanya. Yakinkan pada diri sendiri, bahwa hanya Anda wanita yang ada di hati pasangan. Saat Anda berpikir positif, pikiran pun menjadi lebih jernih. Anda bisa melihat kebaikan dan rasa sayang pasangan yang utuh, tanpa diganggu oleh prasangka yang buruk.
5. Jangan merasa bersalah
Kecemburuan bukanlah perasaan yang paling menyenangkan, namun merupakan sesuatu yang normal. Jika Anda mulai merasa bersalah terhadap diri Anda karena terlalu sering merasa cemburu terhadap orang lain, Anda akan makin merasa negatif terhadap diri Anda sendiri, dan makin merasa iri hati terhadap orang lain. Ini merupakan sesuatu yang berbahaya. Maka terimalah kecemburuan Anda itu, hadapi secara positif dan terus melangkah maju.
4. Optimis
Selalu berpikiri optimis dan positif. Ingat, anda berdua telah sama-sama membangun komitmen, dan tentunya apa yang anda berdua lakukan saat ini semata-mata dilakukan untuk menjaga komitmen tersebut. Jika memang pasangan anda melakukan sesuatu yang mengobarkan kecemburuan, cobalah untuk memandangnya dari sisi lain. Percayalah bahwa ia melakukan hal itu dengan tidak sengaja dan bukan untuk melukai anda.
Selalu berpikir optimis dan positif. Buat pasangan anda juga mengembangkan sikap yang sama terhadap diri anda. Sikap optimis tidak hanya bisa menghilangkan rasa cemburu, namun juga membuat hubungan lebih harmonis.
3. Terbukalah
Jika Anda merasa cemburu dengan pasangan atau sahabat Anda, membiarkan masalah ini terus berlanjut tidak Akan memberikan dampak positif bagi siapa pun. Cobalah untuk terbuka terhadap apa yang Anda rasakan, namun pastikan Anda melakukannya dengan cara yang positif. Daripada menuduh orang lain dan kemudian menjadi marah, lebih baik Anda diskusikan apa yang Anda rasakan dan mencari solusinya.
2. Berkomunikasi
Pilih waktu yang lowong dan tenang untuk berkomunikasi. Di sinilah waktunya Anda untuk bertanya dan berkeluh kesah, tapi bukan marah. Komunikasikan dengan cara yang baik agar tidak terjadi pertengkaran. Anda yang paling tahu watak pasangan Anda, jadi Anda sudah harus tahu trik – trik bertanya yang membuatnya tidak marah dan tersinggung.
1. Percaya
Ini memang tidak semudah yang diucapkan. Tapi berpikirlah positif sambil berusaha. Berusaha dalam arti, Anda sebagai pasangannya juga bisa dipercaya. Anda bisa membuktikan pada pasangan Anda bahwa Anda bisa memegang teguh komitmen bersama. Dengan menunjukkan keseriusan Anda dalam menjalin hubungan, pasangan juga akan berusaha mengimbangi dan menghargai Anda.
tata cara menghormati orang tua
1. Selalu berbicara sopan kepada kedua orang tua, jangan
menghardiknya, karena berkata "AH" saja dilarang sampai mengomel atau
bahkan memukul orang tua. Naudzubillahi min dzalik
2. Selalu taat kepada kedua
orang tua, selama tidak untuk maksiat kepada Alloh SWT
3. Selalu lemah
lembut, jangan bermuka masam dihadapan orang tua
4. Selalu menjaga nama
baik, kehormatan & harta orang tua & tidak mengambil sesuatu tanpa
seizinnya
5. Selalu melakukan
hal-hal yg dapat meringankan tugas orang tua, meskipun tanpa perintahnya
6. Selalu
bermusyawarah dengan orang tua dalam setiap masalah kita & minta maaf
dengan baik jika kebetulan kita berbeda pendapat
7. Selalu bersegera,
jika orang tua memanggil
8. Selalu menghormati
sanak kerabat & kawan-kawan orang tua
9. Jangan membantah
orang tua dengan perkataan yg kasar, tetapi sopan dalam menjelaskan masalah
10. Selalu membantu
Ibu dalam pekerjaan di rumah & selalu membantu Ayah dalam pekerjaan di luar
rumah
11. Selalu mendoakan
mereka berdua
12. Jangan mengeraskan
suara kita diatas suara orang tua
13. Jangan masuk
ketempat mereka, sebelum mereka mengizinkan
14. Jangan mendahului
mereka dalam makan & hormatilah mereka dalam makan & minuman
15. Jangan mencela
mereka jika mereka berbuat sesuatu yg kurang baik
16. Jika telah mampu
mencari rezeki maka bantulah kedua orang tua
17. Bangun dari tempat
duduk atau tempat tidur jika mereka datang
18. Jika meminta
sesuatu dari mereka maka mintalah dengan lemah lembut, berterima kasihlah atas
pemberian mereka & maafkanlah mereka jika mereka menolak permintaanmu serta
janganlah banyak-banyak meminta agar tidak mengganggu mereka
19. Tidak boleh pergi
jika mereka belum mengizinkan meski urusan penting, jika terpaksa maka minta
maaflah kepada mereka
20. Memperbanyak dalam
mengunjungi mereka & memberi hadiah, sampaikan terima kasih atas pendidikan
& jerih payah mereka & ambillah pelajaran dari anakmu, betapa berat
mereka mendidikmu
21. Orang yg paling
berhak mendapat penghormatan adalah Ibumu kemudian Ayahmu. Ketahuilah bahwa
surga berada dibawah telapak kaki ibu
22. Ketahuilah bahwa
doa kedua orang tua kebaikan ataupun kejelekan itu diterima Alloh Ta'ala, maka
berhati-hatilah terhadap doa mereka yg jelek
23. Usahakan tidak menyakiti
kedua orang tua & menjadikan mereka marah sehingga kamu merana didunia
& diakhirat & anak-anakmu akan memperlakukan kamu sebagaimana kamu
memperlakukan kedua orang tuamu
24. Kedua orang tuamu
mempunyai hak atas kamu, istrimu juga mempunyai hak atas kamu, jika suatu
ketika mereka berselisih maka usahakan kamu pertemukan, & berilah
masing-masing hadiah yg baik
25. Bersopan santunlah
kepada setiap orang tua, karena orang yg mencaci orang tua lain itu sama saja
mencaci orang tua sendiri
Rosululloh SAW
bersabda :
"Diantara
dosa-dosa besar ialah cacian seseorang kepada kedua orang tuanya, mencaci ayah
orang lain maka ia mencaci ayahnya sendiri, mencaci ibu orang lain maka ia
mencaci ibunya sendiri"
QITAB IHYA ULUMUDDIN
karya IMAM GHAZALI bab BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA
Semoga tulisan ini
bermanfaat untuk qta & muslim/ah yg lain...
Amiin yaa robb......
Lirik lagu "Selalu Mencintaimu"
Kuharap kau sadari
Tak mungkin lagi kita tuk bersama
Kuharap kau mengerti
Percuma memaksa semua ini
Seisi dunia seakan menentang kita
Reff:
Lebih baik kita akhiri
Sebelum semua tersakti
Ku kan slalu mencintai dirimu
hoo…
Tak pernah ku sesali
Semua yang tlah kulalui denganmu
Kau ajarin cinta
Kelak kutahu apa yang kucari
Semoga dirimu bahagia walau tak bersamamu
Reff:
Cinta tak harus memiliki
Tak selalu berakhir indah
Ku kan selalu mencintai dirimu
Huu…
Semoga dirimu bahagia walau tak bersamamu
Reff:
Lebih baik kita ahkiri
Sebelum semua tersakti
Ku kan slalu mencintai dirimu
Hoo…
Cinta tak harus memiliki
Tak selalu berakhir indah
Ku kan selalu mencintai
Ku kan selalu mencintai
Ku kan selalu mencintaimu
Huu..
Tak mungkin lagi kita tuk bersama
Kuharap kau mengerti
Percuma memaksa semua ini
Seisi dunia seakan menentang kita
Reff:
Lebih baik kita akhiri
Sebelum semua tersakti
Ku kan slalu mencintai dirimu
hoo…
Tak pernah ku sesali
Semua yang tlah kulalui denganmu
Kau ajarin cinta
Kelak kutahu apa yang kucari
Semoga dirimu bahagia walau tak bersamamu
Reff:
Cinta tak harus memiliki
Tak selalu berakhir indah
Ku kan selalu mencintai dirimu
Huu…
Semoga dirimu bahagia walau tak bersamamu
Reff:
Lebih baik kita ahkiri
Sebelum semua tersakti
Ku kan slalu mencintai dirimu
Hoo…
Cinta tak harus memiliki
Tak selalu berakhir indah
Ku kan selalu mencintai
Ku kan selalu mencintai
Ku kan selalu mencintaimu
Huu..
tata cara pernikahan
Dalam aqad nikah ada beberapa syarat, rukun dan kewajiban yang harus dipenuhi, yaitu adanya:
1. Rasa suka sama suka dari kedua calon mempelai
2. Izin dari wali
3. Saksi-saksi (minimal dua saksi yang adil)
4. Mahar
5. Ijab Qabul
• Wali
Yang dikatakan wali adalah orang yang paling dekat dengan si wanita. Dan orang paling berhak untuk menikahkan wanita merdeka adalah ayahnya, lalu kakeknya, dan seterusnya ke atas. Boleh juga anaknya dan cucunya, kemudian saudara seayah seibu, kemudian saudara seayah, kemudian paman. [1]
Ibnu Baththal rahimahullaah berkata, “Mereka (para ulama) ikhtilaf tentang wali. Jumhur ulama di antaranya adalah Imam Malik, ats-Tsauri, al-Laits, Imam asy-Syafi’i, dan selainnya berkata, “Wali dalam pernikahan adalah ‘ashabah (dari pihak bapak), sedangkan paman dari saudara ibu, ayahnya ibu, dan saudara-saudara dari pihak ibu tidak memiliki hak wali.” [2]
Disyaratkan adanya wali bagi wanita. Islam mensyaratkan adanya wali bagi wanita sebagai penghormatan bagi wanita, memuliakan dan menjaga masa depan mereka. Walinya lebih mengetahui daripada wanita tersebut. Jadi bagi wanita, wajib ada wali yang membimbing urusannya, mengurus aqad nikahnya. Tidak boleh bagi seorang wanita menikah tanpa wali, dan apabila ini terjadi maka tidak sah pernikahannya.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Siapa saja wanita yang menikah tanpa seizin walinya, maka nikahnya bathil (tidak sah), pernikahannya bathil, pernikahannya bathil. Jika seseorang menggaulinya, maka wanita itu berhak mendapatkan mahar dengan sebab menghalalkan kemaluannya. Jika mereka berselisih, maka sulthan (penguasa) adalah wali bagi wanita yang tidak mempunyai wali.” [3]
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidak sah nikah melainkan dengan wali.” [4]
Juga sabda beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam:
“Tidak sah nikah kecuali dengan adanya wali dan dua saksi yang adil.” [5]
Tentang wali ini berlaku bagi gadis maupun janda. Artinya, apabila seorang gadis atau janda menikah tanpa wali, maka nikahnya tidak sah.
Tidak sahnya nikah tanpa wali tersebut berdasarkan hadits-hadits di atas yang shahih dan juga berdasarkan dalil dari Al-Qur’anul Karim.
Allah Ta’ala berfirman:
“Dan apabila kamu menceraikan isteri-isteri (kamu), lalu sampai masa ‘iddahnya, maka jangan kamu (para wali) halangi mereka menikah (lagi) dengan calon suaminya, apabila telah terjalin kecocokan di antara mereka dengan cara yang baik. Itulah yang dinasihatkan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman kepada Allah dan hari Akhir. Itu lebih suci bagimu dan lebih bersih. Dan Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” [Al-Baqarah : 232]
Ayat di atas memiliki asbaabun nuzul (sebab turunnya ayat), yaitu satu riwayat berikut ini. Tentang firman Allah: “Maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka,” al-Hasan al-Bashri rahimahullaah berkata, Telah menceritakan kepadaku Ma’qil bin Yasar, sesungguhnya ayat ini turun berkenaan dengan dirinya. Ia berkata,
“Aku pernah menikahkan saudara perempuanku dengan seorang laki-laki, kemudian laki-laki itu menceraikannya. Sehingga ketika masa ‘iddahnya telah berlalu, laki-laki itu (mantan suami) datang untuk meminangnya kembali. Aku katakan kepadanya, ‘Aku telah menikahkan dan mengawinkanmu (dengannya) dan aku pun memuliakanmu, lalu engkau menceraikannya. Sekarang engkau datang untuk meminangnya?! Tidak! Demi Allah, dia tidak boleh kembali kepadamu selamanya! Sedangkan ia adalah laki-laki yang baik, dan wanita itu pun menghendaki rujuk (kembali) padanya. Maka Allah menurunkan ayat ini: ‘Maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka.’ Maka aku berkata, ‘Sekarang aku akan melakukannya (mewalikan dan menikahkannya) wahai Rasulullah.’” Kemudian Ma‘qil menikahkan saudara perempuannya kepada laki-laki itu.[6]
Hadits Ma’qil bin Yasar ini adalah hadits yang shahih lagi mulia. Hadits ini merupakan sekuat-kuat hujjah dan dalil tentang disyaratkannya wali dalam akad nikah. Artinya, tidak sah nikah tanpa wali, baik gadis maupun janda. Dalam hadits ini, Ma’qil bin Yasar yang berkedudukan sebagai wali telah menghalangi pernikahan antara saudara perempuannya yang akan ruju’ dengan mantan suaminya, padahal keduanya sudah sama-sama ridha. Lalu Allah Ta’ala menurunkan ayat yang mulia ini (yaitu surat al-Baqarah ayat 232) agar para wali jangan menghalangi pernikahan mereka. Jika wali bukan syarat, bisa saja keduanya menikah, baik dihalangi atau pun tidak. Kesimpulannya, wali sebagai syarat sahnya nikah.
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullaah berkata, “Para ulama berselisih tentang disyaratkannya wali dalam pernikahan. Jumhur berpendapat demikian. Mereka berpendapat bahwa pada prinsipnya wanita tidak dapat menikahkan dirinya sendiri. Mereka berdalil dengan hadits-hadits yang telah disebutkan di atas tentang perwalian. Jika tidak, niscaya penolakannya (untuk menikahkan wanita yang berada di bawah perwaliannya) tidak ada artinya. Seandainya wanita tadi mempunyai hak menikahkan dirinya, niscaya ia tidak membutuhkan saudara laki-lakinya. Ibnu Mundzir menyebutkan bahwa tidak ada seorang Shahabat pun yang menyelisihi hal itu.” [7]
Imam asy-Syafi’i rahimahullaah berkata, “Siapa pun wanita yang menikah tanpa izin walinya, maka tidak ada nikah baginya (tidak sah). Karena Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Maka nikahnya bathil (tidak sah).’”[8]
Imam Ibnu Hazm rahimahullaah berkata, “Tidak halal bagi wanita untuk menikah, baik janda maupun gadis, melainkan dengan izin walinya: ayahnya, saudara laki-lakinya, kakeknya, pamannya, atau anak laki-laki pamannya…” [9]
Imam Ibnu Qudamah rahimahullaah berkata, “Nikah tidak sah kecuali dengan wali. Wanita tidak berhak menikahkan dirinya sendiri, tidak pula selain (wali)nya. Juga tidak boleh mewakilkan kepada selain walinya untuk menikahkannya. Jika ia melakukannya, maka nikahnya tidak sah. Menurut Abu Hanifah, wanita boleh melakukannya. Akan tetapi kita memiliki dalil bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Pernikahan tidak sah, melainkan dengan adanya wali.”
• Keharusan Meminta Persetujuan Wanita Sebelum Pernikahan
Apabila pernikahan tidak sah, kecuali dengan adanya wali, maka merupakan kewajiban juga meminta persetujuan dari wanita yang berada di bawah perwaliannya. Apabila wanita tersebut seorang janda, maka diminta persetujuannya (pendapatnya). Sedangkan jika wanita tersebut seorang gadis, maka diminta juga ijinnya dan diamnya merupakan tanda ia setuju.
Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Seorang janda tidak boleh dinikahkan kecuali setelah diminta perintahnya. Sedangkan seorang gadis tidak boleh dinikahkan kecuali setelah diminta ijinnya.” Para Shahabat berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimanakah ijinnya?” Beliau menjawab, “Jika ia diam saja.” [11]
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallaahu ‘anhuma bahwasanya ada seorang gadis yang mendatangi Rasulullah shal-lallaahu ‘alaihi wa sallam dan mengadu bahwa ayahnya telah menikahkannya, sedangkan ia tidak ridha. Maka Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menyerahkan pilihan kepadanya (apakah ia ingin meneruskan pernikahannya, ataukah ia ingin membatalkannya). [12]
• Mahar
“Dan berikanlah mahar (maskawin) kepada perempuan yang kamu nikahi sebagai pemberian yang penuh kerelaan.” [An-Nisaa’ : 4]
Mahar adalah sesuatu yang diberikan kepada isteri berupa harta atau selainnya dengan sebab pernikahan.
Mahar (atau diistilahkan dengan mas Kimpoi) adalah hak seorang wanita yang harus dibayar oleh laki-laki yang akan menikahinya. Mahar merupakan milik seorang isteri dan tidak boleh seorang pun mengambilnya, baik ayah maupun yang lainnya, kecuali dengan keridhaannya.
Syari’at Islam yang mulia melarang bermahal-mahal dalam menentukan mahar, bahkan dianjurkan untuk meringankan mahar agar mempermudah proses pernikahan.
Imam Ahmad meriwayatkan bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:
“Di antara kebaikan wanita adalah mudah meminangnya, mudah maharnya dan mudah rahimnya.” [13]
‘Urwah berkata, “Yaitu mudah rahimnya untuk melahirkan.”
‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallaahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
‘Sebaik-baik pernikahan ialah yang paling mudah.’” [14]
Seandainya seseorang tidak memiliki sesuatu untuk membayar mahar, maka ia boleh membayar mahar dengan mengajarkan ayat Al-Qur’an yang dihafalnya. [15]
Quote: • Khutbah Nikah
Menurut Sunnah, sebelum dilangsungkan akad nikah diadakan khutbah terlebih dahulu, yang dinamakan Khutbatun Nikah atau Khutbatul Hajat. [16] Adapun teks Khutbah Nikah adalah sebagai berikut:
Segala puji hanya bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.
Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam adalah hamba dan Rasul-Nya.
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.” [Ali ‘Imran : 102]
“Wahai manusia! Bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertaqwalah kepada Allah yang dengan Nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguh-nya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.” [An-Nisaa' : 1]
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar, nis-caya Allah akan memperbaiki amal-amalmu dan meng-ampuni dosa-dosamu. Dan barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia menang dengan kemenangan yang besar.” [Al-Ahzaab : 70-71]
Amma ba’du
1. Rasa suka sama suka dari kedua calon mempelai
2. Izin dari wali
3. Saksi-saksi (minimal dua saksi yang adil)
4. Mahar
5. Ijab Qabul
• Wali
Yang dikatakan wali adalah orang yang paling dekat dengan si wanita. Dan orang paling berhak untuk menikahkan wanita merdeka adalah ayahnya, lalu kakeknya, dan seterusnya ke atas. Boleh juga anaknya dan cucunya, kemudian saudara seayah seibu, kemudian saudara seayah, kemudian paman. [1]
Ibnu Baththal rahimahullaah berkata, “Mereka (para ulama) ikhtilaf tentang wali. Jumhur ulama di antaranya adalah Imam Malik, ats-Tsauri, al-Laits, Imam asy-Syafi’i, dan selainnya berkata, “Wali dalam pernikahan adalah ‘ashabah (dari pihak bapak), sedangkan paman dari saudara ibu, ayahnya ibu, dan saudara-saudara dari pihak ibu tidak memiliki hak wali.” [2]
Disyaratkan adanya wali bagi wanita. Islam mensyaratkan adanya wali bagi wanita sebagai penghormatan bagi wanita, memuliakan dan menjaga masa depan mereka. Walinya lebih mengetahui daripada wanita tersebut. Jadi bagi wanita, wajib ada wali yang membimbing urusannya, mengurus aqad nikahnya. Tidak boleh bagi seorang wanita menikah tanpa wali, dan apabila ini terjadi maka tidak sah pernikahannya.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Siapa saja wanita yang menikah tanpa seizin walinya, maka nikahnya bathil (tidak sah), pernikahannya bathil, pernikahannya bathil. Jika seseorang menggaulinya, maka wanita itu berhak mendapatkan mahar dengan sebab menghalalkan kemaluannya. Jika mereka berselisih, maka sulthan (penguasa) adalah wali bagi wanita yang tidak mempunyai wali.” [3]
Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidak sah nikah melainkan dengan wali.” [4]
Juga sabda beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam:
“Tidak sah nikah kecuali dengan adanya wali dan dua saksi yang adil.” [5]
Tentang wali ini berlaku bagi gadis maupun janda. Artinya, apabila seorang gadis atau janda menikah tanpa wali, maka nikahnya tidak sah.
Tidak sahnya nikah tanpa wali tersebut berdasarkan hadits-hadits di atas yang shahih dan juga berdasarkan dalil dari Al-Qur’anul Karim.
Allah Ta’ala berfirman:
“Dan apabila kamu menceraikan isteri-isteri (kamu), lalu sampai masa ‘iddahnya, maka jangan kamu (para wali) halangi mereka menikah (lagi) dengan calon suaminya, apabila telah terjalin kecocokan di antara mereka dengan cara yang baik. Itulah yang dinasihatkan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman kepada Allah dan hari Akhir. Itu lebih suci bagimu dan lebih bersih. Dan Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” [Al-Baqarah : 232]
Ayat di atas memiliki asbaabun nuzul (sebab turunnya ayat), yaitu satu riwayat berikut ini. Tentang firman Allah: “Maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka,” al-Hasan al-Bashri rahimahullaah berkata, Telah menceritakan kepadaku Ma’qil bin Yasar, sesungguhnya ayat ini turun berkenaan dengan dirinya. Ia berkata,
“Aku pernah menikahkan saudara perempuanku dengan seorang laki-laki, kemudian laki-laki itu menceraikannya. Sehingga ketika masa ‘iddahnya telah berlalu, laki-laki itu (mantan suami) datang untuk meminangnya kembali. Aku katakan kepadanya, ‘Aku telah menikahkan dan mengawinkanmu (dengannya) dan aku pun memuliakanmu, lalu engkau menceraikannya. Sekarang engkau datang untuk meminangnya?! Tidak! Demi Allah, dia tidak boleh kembali kepadamu selamanya! Sedangkan ia adalah laki-laki yang baik, dan wanita itu pun menghendaki rujuk (kembali) padanya. Maka Allah menurunkan ayat ini: ‘Maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka.’ Maka aku berkata, ‘Sekarang aku akan melakukannya (mewalikan dan menikahkannya) wahai Rasulullah.’” Kemudian Ma‘qil menikahkan saudara perempuannya kepada laki-laki itu.[6]
Hadits Ma’qil bin Yasar ini adalah hadits yang shahih lagi mulia. Hadits ini merupakan sekuat-kuat hujjah dan dalil tentang disyaratkannya wali dalam akad nikah. Artinya, tidak sah nikah tanpa wali, baik gadis maupun janda. Dalam hadits ini, Ma’qil bin Yasar yang berkedudukan sebagai wali telah menghalangi pernikahan antara saudara perempuannya yang akan ruju’ dengan mantan suaminya, padahal keduanya sudah sama-sama ridha. Lalu Allah Ta’ala menurunkan ayat yang mulia ini (yaitu surat al-Baqarah ayat 232) agar para wali jangan menghalangi pernikahan mereka. Jika wali bukan syarat, bisa saja keduanya menikah, baik dihalangi atau pun tidak. Kesimpulannya, wali sebagai syarat sahnya nikah.
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullaah berkata, “Para ulama berselisih tentang disyaratkannya wali dalam pernikahan. Jumhur berpendapat demikian. Mereka berpendapat bahwa pada prinsipnya wanita tidak dapat menikahkan dirinya sendiri. Mereka berdalil dengan hadits-hadits yang telah disebutkan di atas tentang perwalian. Jika tidak, niscaya penolakannya (untuk menikahkan wanita yang berada di bawah perwaliannya) tidak ada artinya. Seandainya wanita tadi mempunyai hak menikahkan dirinya, niscaya ia tidak membutuhkan saudara laki-lakinya. Ibnu Mundzir menyebutkan bahwa tidak ada seorang Shahabat pun yang menyelisihi hal itu.” [7]
Imam asy-Syafi’i rahimahullaah berkata, “Siapa pun wanita yang menikah tanpa izin walinya, maka tidak ada nikah baginya (tidak sah). Karena Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Maka nikahnya bathil (tidak sah).’”[8]
Imam Ibnu Hazm rahimahullaah berkata, “Tidak halal bagi wanita untuk menikah, baik janda maupun gadis, melainkan dengan izin walinya: ayahnya, saudara laki-lakinya, kakeknya, pamannya, atau anak laki-laki pamannya…” [9]
Imam Ibnu Qudamah rahimahullaah berkata, “Nikah tidak sah kecuali dengan wali. Wanita tidak berhak menikahkan dirinya sendiri, tidak pula selain (wali)nya. Juga tidak boleh mewakilkan kepada selain walinya untuk menikahkannya. Jika ia melakukannya, maka nikahnya tidak sah. Menurut Abu Hanifah, wanita boleh melakukannya. Akan tetapi kita memiliki dalil bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Pernikahan tidak sah, melainkan dengan adanya wali.”
• Keharusan Meminta Persetujuan Wanita Sebelum Pernikahan
Apabila pernikahan tidak sah, kecuali dengan adanya wali, maka merupakan kewajiban juga meminta persetujuan dari wanita yang berada di bawah perwaliannya. Apabila wanita tersebut seorang janda, maka diminta persetujuannya (pendapatnya). Sedangkan jika wanita tersebut seorang gadis, maka diminta juga ijinnya dan diamnya merupakan tanda ia setuju.
Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Seorang janda tidak boleh dinikahkan kecuali setelah diminta perintahnya. Sedangkan seorang gadis tidak boleh dinikahkan kecuali setelah diminta ijinnya.” Para Shahabat berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimanakah ijinnya?” Beliau menjawab, “Jika ia diam saja.” [11]
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallaahu ‘anhuma bahwasanya ada seorang gadis yang mendatangi Rasulullah shal-lallaahu ‘alaihi wa sallam dan mengadu bahwa ayahnya telah menikahkannya, sedangkan ia tidak ridha. Maka Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menyerahkan pilihan kepadanya (apakah ia ingin meneruskan pernikahannya, ataukah ia ingin membatalkannya). [12]
• Mahar
“Dan berikanlah mahar (maskawin) kepada perempuan yang kamu nikahi sebagai pemberian yang penuh kerelaan.” [An-Nisaa’ : 4]
Mahar adalah sesuatu yang diberikan kepada isteri berupa harta atau selainnya dengan sebab pernikahan.
Mahar (atau diistilahkan dengan mas Kimpoi) adalah hak seorang wanita yang harus dibayar oleh laki-laki yang akan menikahinya. Mahar merupakan milik seorang isteri dan tidak boleh seorang pun mengambilnya, baik ayah maupun yang lainnya, kecuali dengan keridhaannya.
Syari’at Islam yang mulia melarang bermahal-mahal dalam menentukan mahar, bahkan dianjurkan untuk meringankan mahar agar mempermudah proses pernikahan.
Imam Ahmad meriwayatkan bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:
“Di antara kebaikan wanita adalah mudah meminangnya, mudah maharnya dan mudah rahimnya.” [13]
‘Urwah berkata, “Yaitu mudah rahimnya untuk melahirkan.”
‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallaahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
‘Sebaik-baik pernikahan ialah yang paling mudah.’” [14]
Seandainya seseorang tidak memiliki sesuatu untuk membayar mahar, maka ia boleh membayar mahar dengan mengajarkan ayat Al-Qur’an yang dihafalnya. [15]
Quote: • Khutbah Nikah
Menurut Sunnah, sebelum dilangsungkan akad nikah diadakan khutbah terlebih dahulu, yang dinamakan Khutbatun Nikah atau Khutbatul Hajat. [16] Adapun teks Khutbah Nikah adalah sebagai berikut:
Segala puji hanya bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.
Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam adalah hamba dan Rasul-Nya.
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim.” [Ali ‘Imran : 102]
“Wahai manusia! Bertaqwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertaqwalah kepada Allah yang dengan Nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguh-nya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.” [An-Nisaa' : 1]
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar, nis-caya Allah akan memperbaiki amal-amalmu dan meng-ampuni dosa-dosamu. Dan barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia menang dengan kemenangan yang besar.” [Al-Ahzaab : 70-71]
Amma ba’du
Minggu, 09 Februari 2014
Cara Move On dari Mantan Tersayang
1. Lupakan Kenangan Manis
yup, bukan maksud untuk ngebuang masa-masa
indah lo sama doi dulu. tapi kalo lo terus inget semua kenangan manis,
yang ada lo akan selalu terhanyut sama masalalu lo, dan semakin sulit
ngelupain doi. inget aja, kenangan buruk tentang doi, kenapa? karna
dengan begitu, lo akan berfikir bahwa dia gak pantes untuk lo milikin.
2. Jauhi Semua Hal Tentang Doi
jauhin
semua hal yang bikin lo inget sama doi. misal, lagu lo bersama doi,
tempat hang out bareng doi, bahkan kalau perlu bakar semua foto, boneka,
dan barang permberian doi, kalo itu cuma bikin lo inget ke doi, lo bisa
juga kasih ke gue *eh haha..
3. Jangan Komunikasi dengan Doi
jangan
sms, telp, bbm, atau stalking sosmed nya doi. karna itu salah satu cara
buat lo untuk bisa lupain dia. kalo perlu, delete nomernya, delcont
bbm-nya, unfoll twitternya. cara yang sadis sih, tapi dari pada lo
terus-terusan stalking? yang ada itu hati makin ancur broh. apa jadinya
hati lo nanti?
4. Sibukin Diri
cari deh kesibukan diluar,
kayak hang out bareng sahabat, atau kerja, atau bantuin gue dirumah juga
boleh, hehe. semakin sibuk semakin mudah kamu melupakan mantan.
5. Cari Gebetan Baru
seperti
apapun masalalu lo bersama doi, setidaknya dia adalah orang baik untuk
kita dimasa depan untuk lebih selektif memilih pasangan. nah, mencari
gebetan baru untuk bisa menggantikan posisi doi memang hal yang baik.
tapi, akan menjadi hal yang buruk ketika lo hanya menjadikan mereka
sebagai obat untuk masalalu lo. sebelum menjadikan gebetan lo sebagai
pacar baru lo, lo harus bisa yakinin bahwa dia adalah orang yang tepat,
bahkan orang yang lebih baik dari mantan lo, setidaknya luka yang diberi
mantan lo dulu nggak akan terjadi lagi dengan gebetan baru lo itu, kalo
terjadi? apes lah hidup lo. ibaratnya nih, punya koreng belum sembuh
udah kena air. kapan keringnya tuh koreng, yakan??
Langganan:
Postingan (Atom)


