terbangun dalam ranjang renung
ah, kamu menghantu lagi...
mengisi lelap dengan mimpi
menggoda dada remukan hati
hadirkan rasa nyeri tak terpungkiri
ya, kamu lagi
menggambar sepi dengan mistis janji
memaksa lentik jemari menari
rajutkan merana rasa menanggung rindu
benci pun menjelma kau akan egera kembali
duhh duhai
yang raja hari-hari sunyi
sampai kapan kah kau siksa hati
dalam penantian panjang tak berujung ini...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar